Patroli Darat Temukan Lahan Terbakar 0,5 Hektare di Tanjung Baru, Babinsa Cek Titik Hotspot Pastikan Api Padam

oleh -29 Dilihat

OKU — Tim patroli darat gabungan melaksanakan pengecekan terhadap titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Desa Tanjung Baru, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Jumat (2/10/2026).

Patroli yang dilaksanakan sekitar pukul 10.12 WIB tersebut menindaklanjuti titik hotspot pada koordinat 4.14139, 104.2440 yang terdeteksi melalui aplikasi pemantauan hotspot NOAA-20.

Kegiatan dipimpin oleh Serma Beni Putra Gusmedi, Babinsa Koramil 403-12/Baturaja Kodim 0403/OKU, bersama Satgas Desa Tanjung Baru, yakni Zumailan dan Medi Irawan.

Setibanya di lokasi sesuai koordinat, tim melakukan pengecekan dan pencarian titik api. Dari hasil pemeriksaan, ditemukan area lahan seluas kurang lebih 0,5 hektare yang sebelumnya terbakar. Saat tim tiba di lokasi, kondisi api telah padam.

Meski demikian, tim tetap melaksanakan pemadaman darat pada area yang terdampak dengan menggunakan peralatan pemadam yang tersedia guna memastikan tidak terdapat bara api yang berpotensi kembali menyala.

Serma Beni Putra Gusmedi mengatakan, pengecekan lapangan dilakukan sebagai langkah antisipasi terhadap potensi meluasnya kebakaran serta memastikan kondisi di sekitar titik hotspot benar-benar aman.

“Setelah menerima informasi adanya titik hotspot, kami bersama Satgas Desa langsung menuju lokasi untuk melakukan pengecekan. Di lapangan ditemukan lahan yang sudah terbakar sekitar 0,5 hektare dan api sudah dalam kondisi padam. Kami tetap melakukan pengecekan dan pemadaman pada area terbakar untuk memastikan tidak ada bara api yang dapat menimbulkan kebakaran kembali,” ujar Serma Beni.

Selain melakukan pemadaman, personel juga melaksanakan pemantauan serta sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembukaan lahan dengan cara membakar, mengingat aktivitas tersebut dapat memicu terjadinya kebakaran lahan yang lebih luas.

Berdasarkan hasil pengecekan, jenis tanah di lokasi merupakan tanah mineral dengan kondisi topografi berbukit. Sementara itu, asal api dan pemilik lahan belum diketahui.

Dalam kegiatan tersebut, tim menggunakan dua unit kendaraan roda dua sebagai sarana mobilisasi menuju lokasi.

Babinsa mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran lahan.

“Kami mengimbau masyarakat agar tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat ditangani sedini mungkin dan tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar,” pungkasnya.

Kegiatan patroli dan pengecekan hotspot tersebut berjalan dengan aman dan lancar. Tim terus melakukan pemantauan di wilayah untuk mengantisipasi munculnya kembali titik api. (Pendim-OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.