Gerak Cepat, Babinsa dan Tim Gabungan Cek Hotspot di Telanai

oleh -33 Dilihat

OKU Selatan — Babinsa Koramil 403-10/Banding Agung Kodim 0403/OKU bersama aparat desa dan masyarakat melaksanakan ground check atau pengecekan lapangan terhadap titik panas (hotspot) yang terpantau di wilayah Desa Telanai, Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, Jum’at (2/10/2026).

Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah cepat untuk memastikan kondisi di lapangan sekaligus mengantisipasi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Titik hotspot terpantau melalui aplikasi KLHK dengan sumber satelit SB Parepare, pada koordinat 4.7614° LS, 103.85204° BT, dengan tingkat kepercayaan (confidence) kategori medium.

Pengecekan dipimpin oleh Pelda Dwi Edi Wiyono, Babinsa Koramil 403-10/Banding Agung, bersama dua orang perangkat desa dan tiga orang masyarakat. Tim bergerak menuju lokasi menggunakan empat unit kendaraan roda dua.

Setibanya di titik koordinat, tim melakukan pemeriksaan secara langsung terhadap kondisi lahan. Dari hasil pengecekan ditemukan area yang sebelumnya terbakar dengan luas kurang lebih ¼ hektare. Saat tim tiba di lokasi, kondisi api telah padam, sehingga tidak diperlukan tindakan pemadaman lanjutan.

Lahan yang terdampak berada pada area semak belukar dengan jenis tanah mineral. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal, asal api belum diketahui, sedangkan lahan diketahui merupakan milik masyarakat.

Pelda Dwi Edi Wiyono mengatakan bahwa pengecekan lapangan dilakukan untuk memastikan informasi hotspot yang terpantau satelit sesuai dengan kondisi sebenarnya di lapangan.

“Kami bersama aparat desa dan masyarakat langsung melakukan pengecekan ke titik koordinat yang terpantau hotspot. Setelah sampai di lokasi, kami menemukan area yang sebelumnya terbakar dengan luas sekitar seperempat hektare. Saat dilakukan pengecekan, api sudah dalam kondisi padam,” ujar Pelda Dwi Edi Wiyono.

Menurutnya, meskipun api telah padam, pemantauan tetap dilakukan sebagai langkah antisipasi agar tidak terjadi penyalaan kembali, sekaligus memastikan kondisi lingkungan di sekitar lokasi tetap aman.

“Kami juga melakukan koordinasi dengan aparat setempat serta pendataan dan dokumentasi. Kami mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api,” tambahnya.

Babinsa juga mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran, khususnya pembakaran lahan secara sembarangan. Kewaspadaan dan kepedulian masyarakat dinilai penting untuk mencegah meluasnya kebakaran hutan dan lahan, terutama pada area semak belukar yang mudah terbakar.

Kegiatan ground check berlangsung aman dan lancar. Tim bersama aparat setempat selanjutnya melakukan pemantauan terhadap kondisi lokasi sebagai bagian dari upaya pencegahan dan penanganan dini karhutla di wilayah OKU Selatan. (Pendim-OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.