Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU Sosialisasikan Pencegahan Karhutla di PT LPI OKU Timur

oleh -66 Dilihat

OKU Timur – Dalam upaya meningkatkan kesadaran dan kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU melaksanakan sosialisasi penanggulangan Karhutla kepada staf dan karyawan PT LPI di Desa Sungai Balak, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur, Senin (7/9/2026).

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari langkah preventif TNI dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat dan pihak perusahaan mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan serta mencegah praktik pembakaran hutan dan lahan yang dapat menimbulkan dampak serius terhadap kesehatan, keselamatan, lingkungan dan aktivitas masyarakat.

Adapun personel Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU yang terlibat dalam kegiatan tersebut yaitu Kolonel Pom Binsar Simorangkir (AU), Kolonel Tum Yusrizal (AU), Kolonel Laut (P) Bayu (AL), Kolonel Laut (P) Nur Mastur (AL), Letkol Laut (P) Provid (AL), Mayor Cke Aris (Mabesad), Kapten Arm Antoni Ruskai (Kodim 0403/OKU), Kapten Caj Basuki (Dam II/Swj), dan Kapten Cpl Triyono (Dam II/Swj).

Rangkaian kegiatan diawali pada pukul 08.15 WIB dengan briefing Tim Penyuluh Karhutla dalam rangka persiapan pelaksanaan Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan OKU Timur Tahun 2026. Briefing dipimpin langsung oleh Kolonel Pom Binsar Simorangkir selaku Ketua Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Kodim 0403/OKU.

Usai briefing, pada pukul 09.30 WIB tim bergerak menuju PT LPI yang berada di Desa Sungai Balak, Kecamatan Cempaka, Kabupaten OKU Timur. Sekitar pukul 11.00 WIB, Tim Penyuluh tiba di lokasi dan disambut oleh Manajer ARGA, I Gede Udanta, bersama staf dan karyawan PT LPI OKU Timur.

Dalam sosialisasi tersebut, Tim Penyuluh memberikan edukasi dan pemahaman mengenai pentingnya kepedulian bersama dalam menjaga hutan dan lahan agar terhindar dari kebakaran. Tim juga mengingatkan bahwa pembakaran lahan secara sembarangan dapat menimbulkan berbagai dampak, mulai dari pencemaran udara dan gangguan kesehatan hingga mengancam keselamatan masyarakat serta merusak ekosistem lingkungan.

Selain memberikan materi, kegiatan juga dilanjutkan dengan sesi tanya jawab. Melalui dialog tersebut, staf dan karyawan PT LPI diberikan kesempatan untuk menyampaikan pertanyaan maupun kondisi yang berkaitan dengan upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla di lingkungan perusahaan.

Kolonel Pom Binsar Simorangkir menekankan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh pihak. Tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah dan aparat, tetapi juga memerlukan peran aktif masyarakat, perusahaan dan seluruh elemen yang berada di wilayah rawan Karhutla.

“Upaya pencegahan harus dilakukan secara bersama-sama dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan. Jangan sampai kelalaian dalam penggunaan api maupun pembukaan lahan justru menimbulkan kebakaran yang berdampak luas,” demikian pesan yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi.

 

Melalui kegiatan sosialisasi secara langsung kepada pihak perusahaan tersebut, diharapkan semakin tumbuh kesadaran bersama untuk menjaga lingkungan dan mencegah terjadinya Karhutla. Sinergi antara TNI, pemerintah daerah, perusahaan dan masyarakat menjadi salah satu kunci dalam mewujudkan wilayah OKU Timur yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Pendim-OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.