OKU Timur – Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU terus menggencarkan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sebagai upaya meningkatkan kesadaran serta kepedulian terhadap pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Kantor Desa Peracak, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, Sabtu (12/9/2026).
Kegiatan diawali pada pukul 08.00 WIB dengan briefing personel dalam rangka persiapan pelaksanaan Sosialisasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan OKU Timur Tahun 2026. Briefing dipimpin langsung oleh Ketua Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU, Kolonel Pom Binsar Simorangkir.
Dalam kegiatan tersebut, Kolonel Pom Binsar Simorangkir didampingi sejumlah personel Tim Penyuluh Karhutla, yakni Kolonel Tum Yusrizal, Kolonel Laut (P) Bayu, Kolonel Laut (P) Nur Mastur, Letkol Laut (P) Provid, Mayor Cke Aris, Kapten Arm Antoni Ruskai, Kapten Caj Basuki, dan Kapten Cpl Triyono.
Tim bergerak menuju Kantor Desa Peracak, Kecamatan Bunga Mayang. Setibanya di lokasi, rombongan disambut oleh Sekretaris Desa, masyarakat, serta Babinsa setempat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyampaian materi penyuluhan dan dialog bersama masyarakat.
Dalam penyuluhan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla memberikan pemahaman mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan akibat pembakaran hutan dan lahan secara sengaja maupun tidak terkendali. Masyarakat diberikan pemahaman bahwa kebiasaan membuka lahan dengan cara membakar tidak hanya berpotensi menyebabkan meluasnya karhutla, tetapi juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat serta aktivitas sosial dan ekonomi sehari-hari.
Kemudian Tim memberikan sosialisasi lanjutan sekaligus membuka sesi tanya jawab sehingga masyarakat dapat menyampaikan berbagai persoalan dan kondisi yang berkaitan dengan upaya pencegahan karhutla di wilayah Desa Peracak.
Ketua Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU, Kolonel Pom Binsar Simorangkir, menyampaikan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat. Menurutnya, upaya penanggulangan kebakaran tidak cukup hanya dilakukan ketika api sudah muncul, tetapi harus dimulai dari langkah pencegahan dan peningkatan kesadaran masyarakat.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak membuka lahan dengan cara membakar. Pencegahan merupakan langkah yang paling penting, karena apabila kebakaran sudah meluas, dampaknya akan dirasakan oleh masyarakat secara langsung, baik terhadap kesehatan, lingkungan maupun aktivitas sehari-hari,” ujar Kolonel Pom Binsar Simorangkir.
Ia juga menekankan pentingnya masyarakat segera melaporkan apabila menemukan adanya titik api atau indikasi kebakaran lahan kepada aparat kewilayahan maupun pihak terkait. Dengan adanya laporan secara cepat, penanganan dapat segera dilakukan sehingga api tidak berkembang dan meluas.
“Peran masyarakat sangat penting. Apabila menemukan adanya kebakaran atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan karhutla, segera informasikan kepada Babinsa, perangkat desa, maupun petugas terkait. Sinergi dan kepedulian bersama menjadi kunci dalam menjaga wilayah agar tetap aman dari ancaman karhutla,” tambahnya.
Melalui kegiatan sosialisasi tersebut, Tim Penyuluh Karhutla TNI berharap pemahaman masyarakat mengenai bahaya pembakaran hutan dan lahan semakin meningkat. Edukasi secara langsung kepada masyarakat juga diharapkan dapat mendorong terbentuknya kepedulian bersama dalam menjaga lingkungan serta mencegah terjadinya karhutla, khususnya di wilayah Kabupaten OKU Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen TNI dalam mendukung upaya pemerintah dan seluruh unsur terkait untuk mencegah serta menanggulangi kebakaran hutan dan lahan melalui pendekatan edukasi, sosialisasi dan peningkatan kesadaran masyarakat. (Pendim-OKU)






