Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU Evaluasi Penanggulangan Karhutla di OKU Selatan

oleh -8 Dilihat

OKU Selatan — Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU melaksanakan kegiatan sosialisasi dan evaluasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di Kabupaten OKU Selatan, Jumat (18/9/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi dan langkah pencegahan Karhutla di wilayah OKU Selatan.

Kegiatan diawali dengan briefing pada pukul 08.00 WIB yang dipimpin Ketua Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Kodim 0403/OKU, Kolonel Pom Binsar Simorangkir. Tim kemudian bergerak dari Hotel Seandanan Ranau menuju Kantor Bupati OKU Selatan untuk melaksanakan sosialisasi dan evaluasi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.

Dalam kegiatan tersebut, Kolonel Pom Binsar Simorangkir didampingi Kolonel Tum Yusrizal, Kolonel Laut (P) Bayu, Kolonel Laut (P) Nur Mastur, Letkol Laut (P) Provid, Mayor Cke Aris, Kapten Arm Antoni Ruskai, Kapten Caj Basuki, dan Kapten Cpl Triyono. Tim menggunakan dua unit kendaraan dalam pelaksanaan kegiatan.

Setibanya di Kantor Bupati OKU Selatan rombongan disambut Asisten I Pemkab OKU Selatan, Joni Rafles, AP., M.Si., beserta jajaran staf Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.

Pada kesempatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla memaparkan hasil evaluasi kegiatan sosialisasi penanggulangan Karhutla yang telah dilaksanakan di wilayah OKU Selatan. Pemaparan kemudian dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan diskusi bersama jajaran Pemerintah Kabupaten OKU Selatan.

Ketua Tim Penyuluh Karhutla Wilayah Kodim 0403/OKU, Kolonel Pom Binsar Simorangkir, menyampaikan bahwa evaluasi dan koordinasi bersama pemerintah daerah diperlukan untuk memperkuat langkah pencegahan serta meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi Karhutla.

“Melalui kegiatan ini, kami melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan sosialisasi yang telah berjalan sekaligus membangun koordinasi dengan pemerintah daerah. Pencegahan Karhutla membutuhkan kerja sama seluruh pihak, sehingga langkah-langkah di lapangan dapat dilakukan secara terpadu,” ujar Kolonel Pom Binsar Simorangkir.

Ia menambahkan, sinergi antara TNI, pemerintah daerah dan masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam upaya pencegahan Karhutla. Edukasi kepada masyarakat juga perlu terus dilakukan agar kesadaran terhadap bahaya pembakaran hutan dan lahan semakin meningkat.

“Yang paling utama adalah bagaimana upaya pencegahan dapat terus diperkuat, termasuk melalui sosialisasi kepada masyarakat. Dengan koordinasi yang baik, kita berharap potensi terjadinya Karhutla dapat diantisipasi sedini mungkin,” tambahnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.