Kodim 0403/OKU Menggelar Upacara Bendera 17-an Bulan April 2026

oleh -25 Dilihat
Listen to this article

OKU – Kodim 0403/OKU melaksanakan upacara pengibaran bendera 17-an bulan April yang digelar di lapangan upacara Makodim 0403/OKU Jl. A. Yani KM 6 Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Senin (20/04/2026).

Upacara bendera berlangsung dengan tertib dan khidmat, bertindak sebagai Inspektur Upacara bendera (Irup) Pabung OKU Selatan Mayor Inf Robani Kusyanto, sedangkan Komandan Upacara (Danup) Danramil 403-02/Peninjauan Kapten Inf Airul, dan selaku Perwira Upacara (Paup) Pelda Indera yang diikuti seluruh Prajurit dan PNS Kodim 0403/OKU.

Pada upacara bendera kali ini Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima TNI, Jenderal TNI Agus Subiyanto, S.E., M.Si. Dalam suasana Hari Raya Idul Fitri 1447 H yang penuh berkah, saya mengucapkan Minal ‘Aidin wal Faizin, mohon maaf lahir dan batin kepada seluruh Prajurit, PNS dan keluarga besar TNI di manapun berada dan bertugas.

Saya juga menyampaikan apresiasi dan rasa bangga atas semangat, dedikasi, dan loyalitas yang telah ditunjukkan seluruh personel TNI dalam setiap pelaksanaan tugas, ditengah perkembangan lingkungan strategis global, regional maupun nasional yang dinamis dan kompleks.

Dalam kurun waktu belakangan ini, kita perlu menyadari berbagai peristiwa penting telah mempengaruhi kondisi bangsa dan situasi kinerja organisasi TNI.

Situasi perang Iran-Israel dan Amerika Serikat masih terus memanas dan berdampak luas, termasuk pada kondisi politik dan ekonomi negara. Kita kehilangan beberapa prajurit terbaik yang bertugas di perbatasan Israel-Lebanon. Sebagai dampak krisis energi global, kita juga harus melaksanakan efisiensi anggaran dan energi, serta work from home setiap hari Jumat. Dalam situasi ini, kesiapan dan kewaspadaan kita terhadap tugas dan fungsi satuan di wilayah masing-masing harus tetap tinggi.

Berbagai peristiwa hukum yang melibatkan anggota TNI juga masih terjadi dan dapat berdampak pada menurunnya kepercayaan masyarakat kepada TNI. Kita harus segera memperbaiki, selalu bersikap hati-hati dan teliti dalam bertindak, serta taat aturan dan hukum di manapun kita berada.

Saya juga perlu mengingatkan ulang agar
seluruh prajurit dan PNS TNI hati-hati dalam penggunaan media sosial. Banyak opini, berita bohong dan provokasi disebarkan di media sosial, lalu menjadi sumber perpecahan dan permusuhan antar komponen bangsa. Kita harus menjaga institusi TNI dengan menyampaikan hal-hal positif melalui media sosial.

Dengan situasi arus informasi media sosial
yang menyebar sangat cepat, para prajurit dan PNS TNI juga perlu memiliki kepedulian untuk ikut menjawab dengan santun ketika institusi TNI dirugikan di media sosial.

Tugas TNI ke depan bukan semakin ringan. Hal ini seiring dengan dinamika lingkungan strategis global, regional dan nasional yang semakin kompleks. Maka, saya perlu menyampaikan beberapa hal yang harus dipedomani, sebagai berikut :

Pertama, Tingkatkan keimanan dan
ketakwaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa, serta Pegang teguh Sapta Marga, Sumpah Prajurit, dan 8 Wajib TNI.

Kedua, Ikuti perkembangan lingkungan
strategis global, regional dan nasional, untuk membangun kewaspadaan satuan terhadap ancaman di wilayah masing-masing.

Ketiga, Tingkatkan kehati-hatian dan
ketelitian dalam bertindak, selalu taat hukum, serta menjaga kehormatan TNI dimanapun bertugas.

Keempat, Bijak dan cermat dalam menyikapi informasi yang berkembang, serta tidak mudah terpengaruh oleh berita-berita di media sosial.

Kelima, Setiap Prajurit TNI harus terus
menjadi pioner dalam membangun kinerja TNI yang “Profesional, Responsif, Integratif, Modern dan Adaptif”, ditengah perubahan lingkungan strategis yang dinamis.(Pendim OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.