Kodim OKU – Dandim 0403/OKU Letkol Arh Tan Kurniawan. S.A.P, M.I.Pol meninjau Vaksinasi Dosis Kedua bagi Siswa SMA Negeri 1 OKU, Jelang Pembelajaran Tatap Muka Terbatas Untuk memenuhi salah satu syarat PTM (Pembelajaran Tatap Muka) dapat diselenggarakan, pada hari Kamis, 07/10/2021 sejumlah 390 siswa SMA N 1 OKU mengikuti kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis 2 di ruang belajar SMA Negeri 1 Kegiatan vaksinasi terwujud atas kerja sama antara Kodim 0403/OKU dengan Rumkit TK. IV 02.07.05 dr. Noesmir Baturaja dan pihak sekolah sehingga kegiatan ini dapat terlaksana dengan teratur dan tetap mematuhi protokol kesehatan.
Dandim 0403/OKU Letkol Arh Tan Kurniawan. S.A.P, M.I.Pol menerangkan bahwa Kegiatan vaksinasi Covid-19 dosis 2 untuk siswa kelas X, XI, dan XII SMA Negeri 1 OKU ini dilaksanakan mulai pukul 08.00-10.00. Program vaksinasi ini menjadi syarat pendukung untuk melakukan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) secara terbatas. PTM yang beresiko besar terinfeksi virus Covid-19 menjadi dasar pertimbangan. Kementrian pendidikan pun mengambil keputusan untuk memberikan vaksin Sinovac lengkap kepada warga sekolah serta memberi izin PTM pada sekolah yang wilayahnya masuk dalam PPKM level 1-3 sehingga diusahakan semua siswa sudah mendapat vaksin dosis kedua yang bertujuan untuk menunjang keselamatan warga sekolah dalam pelaksanaan PTM terbatas.” Ujarnya.
Proses vaksinasi kali ini cenderung lebih kondusif dibandingkan dengan dosis pertama pada 09 September 2021 lalu. Mulai dari siswa diarahkan untuk mengisi daftar hadir, dilanjutkan pengecekan tensi serta suhu badan, kemudian mengisi form screening sampai dilakukan penyuntikan vaksin semua dilaksanakan dengan tertib dan teratur sehingga tidak menimbulkan banyak kerumunan.” Pungkas Dandim OKU Letkol Arh Tan.
Tahapan vaksinasi diawali dengan pengisian daftar hadir dan Kemudian, siswa diarahkan untuk mengisi bangku kosong sembari menunggu giliran masuk ke ruangan screening. Ruang screening dan vaksinasi berada di sebelah kanan tempat pengisian daftar hadir. Terdapat beberapa meja petugas yang disiapkan untuk para peserta yang akan melakukan pengecekan suhu, tensi, dan pengisian form screening. Siswa yang memenuhi syarat akan diarahkan oleh petugas untuk menuju tempat vaksinasi untuk proses vaksin dan dilanjut dengan proses observasi selama 15 menit. Jika selama 15 menit setelah disuntik vaksin tidak terdapat keluhan, siswa sudah diperbolehkan pulang, tetapi bila terdapat keluhan diharap lapor pada petugas yang ada.
“Takut sih, tegang juga. Tapi kebayar dengan bisa diadakannya pembelajaran tatap muka. Pokoknya vaksin kedua mantep deh!” Ucap Ajeng Wulandari, salah satu siswa SMA Negeri 1 OKU saat diwawancarai oleh tim jurnalistik SMA Negeri 1 OKU perihal perasaannya setelah vaksinasi. (Pendim OKU)





