OKU Timur – Babinsa Koramil 04/Belitang Kodim 0403/OKU, Sertu Iwan Gunarto bersama aparat kepolisian, perangkat desa dan masyarakat melaksanakan ground check terhadap titik panas (hotspot) yang terpantau satelit NASA-NOAA20 di wilayah Desa Karang Jadi, Kecamatan Belitang III, Kabupaten OKU Timur, Jum’at (21/8/2026).
Kegiatan tersebut dilakukan setelah terpantau titik koordinat hotspot pada pukul 00.52 WIB dengan koordinat 4.18437, 104.7317 dan tingkat kepercayaan (confidence) medium. Menindaklanjuti informasi tersebut, Babinsa Desa Karang Jadi, Sertu Iwan Gunarto, bersama tim gabungan langsung melakukan penelusuran menuju lokasi sesuai titik koordinat.
Dalam kegiatan tersebut, tim melibatkan satu personel TNI yakni Sertu Iwan Gunarto, dua personel kepolisian yaitu Aipda Ahmad dan Brigadir Kiki, satu orang perangkat desa serta empat orang masyarakat. Tim menggunakan dua unit sepeda motor dan satu unit truk, serta dilengkapi peralatan pendukung berupa GPS dan peta.
Hasil penelusuran di lapangan menunjukkan bahwa titik hotspot tersebut memang merupakan lokasi kebakaran lahan. Tim menemukan lahan yang terbakar dengan luas diperkirakan 1/4 hektare. Kondisi api saat dilakukan pengecekan sudah dalam keadaan mati, sehingga tidak dilakukan pemadaman.
Babinsa mengatakan, lahan yang terbakar merupakan area perkebunan dengan jenis tanah mineral dan kondisi topografi datar. “Berdasarkan hasil pengecekan awal di lapangan, kebakaran diduga berasal dari aktivitas pembakaran sampah tebu dan sampah pohon karet. Lahan tersebut diketahui merupakan milik Bapak Udi,” ujar Sertu Iwan Gunarto.

Babinsa bersama tim kemudian melakukan koordinasi dengan aparat setempat serta melaksanakan pendataan dan dokumentasi sebagai bahan laporan dan tindak lanjut. Langkah tersebut dilakukan sebagai upaya memastikan kondisi di lokasi aman dan mencegah api kembali menyala maupun meluas ke area perkebunan lainnya.
Melalui kegiatan ground check tersebut, Babinsa bersama unsur terkait terus meningkatkan kesiapsiagaan dalam menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sekaligus mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah secara sembarangan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Kegiatan berjalan dengan aman dan lancar. Hasil pengecekan selanjutnya dilaporkan sebagai bahan monitoring serta koordinasi dalam rangka pencegahan dan penanggulangan karhutla di wilayah Kodim 0403/OKU.(Pendim_OKU)





