Ajak Aktif Cegah dan Laporkan Karhutla, Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU Edukasi Langsung Warga Negeri Ratu

oleh -95 Dilihat

OKU Timur – Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terus dilakukan Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU melalui edukasi dan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat. Kali ini, sosialisasi penanggulangan karhutla dilaksanakan di Kantor Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, Minggu (13/9/2026).

Kegiatan diawali dengan briefing pada pukul 08.00 WIB yang dipimpin Ketua Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU Kolonel Pom Binsar Simorangkir. Briefing tersebut menjadi bagian dari persiapan untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan sosialisasi berjalan efektif dan dapat memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai bahaya serta dampak karhutla.

Dalam kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU terdiri dari Kolonel Pom Binsar Simorangkir (AU), Kolonel Tum Yusrizal (AU), Kolonel Laut (P) Bayu (AL), Kolonel Laut (P) Nur Mastur (AL), Letkol Laut (P) Provid (AL), Mayor Cke Aris (Mabesad), Kapten Arm Antoni (Kodim 0403/OKU), Kapten Caj Basuki (Dam II/Swj), dan Kapten Cpl Triyono (Dam II/Swj). Dalam pelaksanaan tugasnya, tim didukung dua unit kendaraan.

Kedatangan tim disambut Sekretaris Desa, perangkat desa, Babinsa, serta masyarakat setempat. Kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian materi sosialisasi dan dialog bersama masyarakat Desa Negeri Ratu. Materi yang diberikan menitikberatkan pada bahaya membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar serta berbagai dampak yang dapat ditimbulkan terhadap kesehatan masyarakat, lingkungan, maupun aktivitas sosial dan ekonomi.

Ketua Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU Kolonel Pom Binsar Simorangkir menegaskan bahwa pencegahan karhutla membutuhkan keterlibatan aktif seluruh masyarakat. Menurutnya, masyarakat tidak hanya menjadi penerima informasi, tetapi juga memiliki peran penting dalam mendeteksi dan mencegah terjadinya kebakaran sejak dini.

“Kami mengajak masyarakat untuk tidak membuka atau membersihkan lahan dengan cara dibakar. Sekecil apa pun api yang muncul harus menjadi perhatian bersama, karena dalam kondisi tertentu api dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan,” tegas Kolonel Pom Binsar Simorangkir.

Ia juga mengajak masyarakat agar tidak ragu untuk segera melaporkan apabila menemukan titik api, kepulan asap, maupun aktivitas pembakaran lahan yang berpotensi menimbulkan karhutla.

“Apabila masyarakat melihat adanya titik api atau kepulan asap, segera laporkan kepada Babinsa, perangkat desa, aparat keamanan, atau pihak terkait lainnya. Jangan menunggu api membesar. Laporan yang cepat sangat membantu petugas melakukan deteksi dini dan penanganan sehingga kebakaran tidak meluas,” ujarnya.

Kolonel Pom Binsar menambahkan, kepedulian masyarakat merupakan salah satu kunci keberhasilan dalam menekan potensi karhutla. Oleh karena itu, masyarakat diharapkan aktif menjaga lingkungan dan segera memberikan informasi apabila mengetahui adanya kejadian yang berpotensi menimbulkan kebakaran.

“Mari kita jadikan pencegahan karhutla sebagai tanggung jawab bersama. Jangan membakar lahan, jangan mengabaikan titik api, dan jangan terlambat melaporkan. Dengan kepedulian dan kerja sama antara masyarakat, TNI, pemerintah desa serta seluruh unsur terkait, kita dapat mencegah karhutla sejak dini,” tambahnya.

Selain penyampaian materi, kegiatan juga diisi dengan sesi tanya jawab. Masyarakat diberikan kesempatan untuk menyampaikan berbagai hal terkait pencegahan karhutla dan langkah yang harus dilakukan apabila menemukan potensi kebakaran di wilayahnya.

Melalui kegiatan tersebut, Tim Penyuluh Karhutla TNI berharap kesadaran masyarakat Desa Negeri Ratu dan sekitarnya semakin meningkat sehingga dapat bersama-sama menciptakan lingkungan yang aman dari ancaman Karhutla. (Pendim-OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.