Wujud Cinta Tanah Air, Kodim 0403/OKU Gelar Upacara 17-an Bulan September 2025

oleh -327 Dilihat
Listen to this article

OKU – Pertengahan Bulan September 2025, Kodim 0403/OKU menggelar Upacara 17-an di lapangan Makodim, Jalan. A. Yani KM 6 Kemelak Bindung Langit Kecamatan Baturaja Timur Kabupaten OKU, Rabu (17/09/2025)

Kali ini bertindak sebagai Inspektur Upacara Kasdim 0403/OKU, Mayor Inf Sariyo, Perwira Upacara Peltu Aming Jaya, dan Komandan Upacara Lettu Inf Bambang Christian.

Dalam kesempatan tersebut Inspektur Upacara membacakan amanat Panglima Kodam ll/Sriwijaya, Mayor Jenderal TNI Ujang Darwis, M.D.A., Pada hari ini kita masih diberikan kekuatan untuk mengikuti Upacara Bendera tanggal 17 bulan September tahun 2025 dalam keadaan sehat Wal’afiat.

Selaku Pangdam ll/SWJ, saya mengucapkan terima kasih yang tulus serta penghargaan yang setinggi- tinggginya atas dedikasi, kerja keras dan loyalitas, yang ditunjukkan oleh seluruh Prajurit dan PNS Kodam II/SWJ.

Para Perwira, Bintara, Tamtama dan PNS Kodam II/SWJ yang saya hormati, kita ketahui bersama pada bulan Agustus 2025 Presiden RI telah meresmikan terbentuknya 6 Kodam baru, Wilayah Kodam II/Sriwijaya kini terdiri dari 2 Wilayah saja yakni; Provinsi Sumatera Selatan dan Bangka Belitung, sedangkan Provinsi Lampung dan Bengkulu, masuk menjadi bagian Kodam XXI/Radin Inten. Kemudian Provinsi Jambi bergabung dengan Sumatera Barat, masuk menjadi bagian dari Kodam XX/Tuanku Imam Bonjol.

Pemekaran kotama merupakan bagian dari kebijakan Strategis TNI dalam rangka penataan organisasi guna menghadapi tantangan global yang semakin kompleks dan tidak menentu, yang tujuannya untuk meningkatkan efektivitas Komando dan kendali Operasi, membantu mempercepat pembangunan di daerah, serta memperkuat pertahanan dan keamanan di wilayah tersebut.

Dengan berkurangnya satuan jajaran Kodam II/SWJ, saya menghimbau untuk tetap menjalin kebersamaan guna memperkuat ikatan, menjaga soliditas, dan saling mendukung satu sama lain, menjaga persatuan, loyalitas, dan kekompakan dalam menghadapi tantangan tugas satuan di masa yang akan datang.

Beberapa waktu terakhir, kita semua menyaksikan dinamika yang terjadi di tanah air, khususnya gelombang unjuk rasa di gedung DPR-RI pusat maupun di daerah. Hal ini merupakan bagian dari proses Demokrasi yang sedang berjalan.

Namun, kita juga menyadari bahwa tidak jarang muncul potensi gesekan, provokasi, bahkan kerawanan yang dapat mengganggu ketertiban umum. Sebagai Prajurit TNI, kita harus menempatkan diri secara tegas, netral, dan profesional.

Tugas kita adalah menjaga stabilitas Keamanan wilayah, mendukung terciptanya suasana yang kondusif, serta memastikan kedaulatan Negara tetap tegak. Netralitas TNI adalah harga mati, TNI harus hadir menyejukkan, memberi rasa aman, dan memberikan manfaat bagi rakyat.

Karena sejatinya, TNI adalah bagian dari rakyat. Ingat, Prajurit TNI tidak boleh sedikit pun goyah oleh isu atau berita-berita yang menyesatkan. Kita harus tetap tanang, solid, disiplin, dan mengutamakan kepentingan Bangsa di atas kepentingan pribadi maupun golongan.

Saat ini kita telah berada di Triwulan III Semester II Pada Program Kerja TA 2025. Dalam pelaksanaan Program Kerja tersebut, tentunya terdapat catatan dan hal-hal yang perlu kita evaluasi guna perbaikan ke depan.

Saya tekankan kepada seluruh Pejabat dan Prajurit Kodam II/SWJ agar cari akar permasalahannya dan cari solusi sehingga tidak terjadi kembali di kemudian hari. Hasil dari evaluasi tersebut harus selalu tercatat, sehingga menjadi pedoman di masa mendatang. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh dan ikhlas serta maksimalkan kemampuan, manfaatkan peluang dan selalu bertanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Selanjutnya terkait dengan penegakkan hukum, kepada Prajurit dan PNS di jajaran Kodam II/SWJ, saya tekankan agar jangan sekali-kali melakukan pelanggaran, terutama Pelanggaran Narkoba, Judi Online dan Pinjaman Online. Hindari setiap pelanggaran yang dapat merusak citra Kodam II/SWJ di mata Masyarakat.

Tingkatkan prestasi di segala bidang untuk membawa nama harum satuan, sebelum mengakhiri amanat ini, ada beberapa penekanan yang akan saya sampaikan untuk dilaksanakan:

Pertama, tingkatkan keimanan dan ketaqwaan Kepada Tuhan Yang Maha Kuasa sebagai landasan moral dalam setiap pelaksanaan tugas.

Kedua, tingkatkan pembinaan satuan guna mewujudkan profesionalisme prajurit, kesiapan operasional dan kesiapsiagaan satuan.

Ketiga, amalkan secara nyata nilai-nilai setiap butir Sapta Marga, Sumpah Prajurit, Delapan Wajib TNI dan Panca Prasetya Korpri di tengah kehidupan Masyarakat.

Demikian amanat saya, semoga Allah SWT, Tuhan Yang Maha Kuasa, selalu memberikan bimbingan, petunjuk dan lindungannya kepada kita semua dalam melanjutkan pengabdian tugas kepada Bangsa dan Negara.
(Pendim 0403/OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.