Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU Edukasi Masyarakat Tanah Merah OKU Timur Cegah Kebakaran Hutan dan Lahan

oleh -29 Dilihat

OKU Timur – Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan TNI melalui kegiatan edukasi dan sosialisasi secara langsung kepada masyarakat. Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU melaksanakan sosialisasi penanggulangan Karhutla di Desa Tanah Merah, Kecamatan Belitang Madang Raya, Kabupaten OKU Timur, Jumat (11/9/2026).

Kegiatan tersebut menjadi bagian dari langkah preventif dalam meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai bahaya dan dampak yang dapat ditimbulkan akibat pembakaran hutan maupun lahan, sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat dalam menjaga lingkungan agar terbebas dari ancaman Karhutla.

Sebelum melaksanakan kegiatan di lapangan, Tim Penyuluh Karhutla TNI terlebih dahulu melaksanakan briefing pada pukul 08.00 WIB. Briefing dipimpin oleh Ketua Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU, Kolonel Pom Binsar Simorangkir, sebagai bentuk persiapan dan koordinasi sebelum pelaksanaan sosialisasi penanggulangan Karhutla di wilayah Kabupaten OKU Timur.

Tim yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri dari Kolonel Pom Binsar Simorangkir (AU), Kolonel Tum Yusrizal (AU), Kolonel Laut (P) Bayu (AL), Kolonel Laut (P) Nur Mastur (AL), Letkol Laut (P) Provid (AL), Mayor Cke Aris (Mabesad), Kapten Arm Antoni Rusakai (Kodim 0403/OKU), Kapten Caj Basuki (Kodam II/Sriwijaya), serta Kapten Cpl Triyono (Kodam II/Sriwijaya). Dalam pelaksanaan kegiatan, tim menggunakan dua unit kendaraan.

Tim Penyuluh bergerak menuju Desa Tanah Merah, Kecamatan Belitang Madang Raya. Setibanya dilokasi Tim disambut oleh Kepala Desa Tanah Merah Beni Asgara, S.E., bersama perangkat desa dan Babinsa. Kehadiran Tim Penyuluh Karhutla TNI pun mendapat sambutan positif di tengah masyarakat. Kegiatan dilanjutkan dengan agenda utama sosialisasi dan dialog interaktif bersama masyarakat Desa Tanah Merah.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diberikan pemahaman mengenai berbagai dampak yang dapat ditimbulkan dari pembakaran hutan dan lahan. Selain dapat menyebabkan kebakaran meluas, asap akibat Karhutla juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, mengurangi kualitas udara, menghambat aktivitas sehari-hari, serta menimbulkan kerugian terhadap lingkungan dan kehidupan sosial ekonomi masyarakat.

Selain penyampaian materi, Tim Penyuluh juga memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan maupun permasalahan yang dihadapi terkait pencegahan Karhutla. Sesi tanya jawab tersebut diharapkan dapat meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai pentingnya melakukan pengelolaan lahan dengan cara yang aman dan tidak menggunakan api sebagai metode pembukaan maupun pembersihan lahan.

Ketua Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU, Kolonel Pom Binsar Simorangkir, menegaskan bahwa keberhasilan pencegahan Karhutla tidak hanya bergantung pada aparat, tetapi membutuhkan kesadaran dan partisipasi aktif seluruh masyarakat.

“Pencegahan kebakaran hutan dan lahan merupakan tanggung jawab bersama. Kami mengajak seluruh masyarakat untuk tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar, karena api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas dan sulit dikendalikan, terlebih pada kondisi cuaca yang panas dan kering,” ujar Kolonel Pom Binsar Simorangkir.

Menurutnya, masyarakat memiliki peran penting sebagai garda terdepan dalam mencegah terjadinya Karhutla. Dengan meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan dan segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran, penanganan dapat dilakukan lebih cepat sehingga kebakaran tidak berkembang menjadi lebih luas.

“Kami berharap masyarakat dapat menjadi bagian dari upaya pencegahan. Apabila melihat adanya titik api maupun kegiatan pembakaran yang berpotensi menimbulkan kebakaran, segera laporkan kepada Babinsa, pemerintah desa atau pihak terkait agar dapat dilakukan penanganan sedini mungkin,” tambahnya.

Kegiatan sosialisasi tersebut sekaligus menjadi sarana untuk memperkuat komunikasi dan sinergi antara TNI, pemerintah desa, Babinsa dan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah OKU Timur. Pendekatan melalui edukasi secara langsung dinilai penting agar masyarakat tidak hanya mengetahui larangan membakar lahan, tetapi juga memahami dampak yang ditimbulkan serta pentingnya menjaga lingkungan secara bersama-sama.

Melalui kegiatan penyuluhan tersebut, TNI terus menunjukkan komitmennya dalam mendukung upaya pencegahan dan penanggulangan Karhutla sekaligus membangun kesadaran masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan menciptakan wilayah OKU Timur yang aman dari ancaman kebakaran hutan dan lahan. (Pendim-OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.