Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Bencana, Pabung OKU Timur Hadiri Apel Personel dan Peralatan

oleh -26 Dilihat

OKU TIMUR – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur bersama TNI, Polri dan sejumlah instansi terkait menggelar Apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan dalam menghadapi potensi bencana di wilayah Kabupaten OKU Timur. Kegiatan tersebut berlangsung di Lapangan Upacara Pemkab OKU Timur, Kota Baru Selatan, Kecamatan Martapura, Selasa (1/9/2026).

Kegiatan Apel yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB ini menjadi momentum untuk memastikan kesiapan personel, sarana dan prasarana, serta memperkuat koordinasi lintas sektor dalam menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya bencana hidrometeorologi dan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Bupati OKU Timur Ir. H. Lanosin, M.T., M.M. bertindak sebagai Pimpinan Apel, sedangkan Komandan Apel dijabat oleh Kapten Inf Lutter Sinulingga.

Apel kesiapsiagaan ini diikuti personel dari berbagai unsur, di antaranya satu peleton Puslatpur, Brigif TP 46/SC, Yonarmed 15/Cailendra, Yonif TP 893/KBK, Yon C Pelopor, Polres OKU Timur, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta Dinas Pemadam Kebakaran OKU Timur.

Sejumlah pejabat turut hadir dalam kegiatan tersebut, di antaranya Sekda Kabupaten OKU Timur H. Rusman, S.E., S.T., M.M., Kajari OKU Timur yang diwakili Kasi Pidsus Hafiezd, S.H., M.H., Danpuslatpur Brigadir Jenderal TNI Polsan Situmorang, S.E., M.KP., M.Phil., Kolonel Laut Bayu Dwi Wicaksono, Kolonel Laut M. Nur Mastur, Kolonel POM AU Binsar Simorangkir,  Kolonel Laut Yusrizal, Letkol Laut Provid Ariantoko, serta Dan Brigif TP 46/SC Letkol Inf Tri Juang Danasjati, S.A.P., M.I.P.

Hadir pula Dandim 0403/OKU yang diwakili Pabung OKU Timur Mayor Arm Evendi Tampubolon, Kapolres OKU Timur AKBP Dr. Lalu Hedwin Hanggara, S.H., S.I.K., M.H., M.Si., Danyon Armed Cailendra Letkol Arm Muriadi, S.I.P., Danyonif TP 893/KBK Letkol Inf Triyas Prakosa, S.I.P., M.H.I., Dantepbek II-44-04-A Baturaja Mayor Cba Yulius Matias, Danyon C Pelopor Brimob yang diwakili Kompol Yuliko Saputra, S.H.,Kepala BNBD OKU Timur Ir. Bambang Irawan, S.T., M.M., M.T., Kepala Basarnas OKU Timur Raymond Konstantin, S.E., Kepala Damkar OKU Timur Harlius, S.Sos., M.M., serta para camat se-Kabupaten OKU Timur.

Dalam amanatnya, Bupati OKU Timur menyampaikan bahwa apel tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam memastikan kesiapan menghadapi berbagai potensi bencana, khususnya bencana hidrometeorologi serta kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Menurutnya, apel kesiapsiagaan bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan momentum untuk memastikan personel, sarana prasarana, peralatan dan koordinasi antarpihak benar-benar siap digunakan apabila terjadi bencana di wilayah Kabupaten OKU Timur.

Memasuki kondisi cuaca yang cenderung panas dan kering, potensi terjadinya Karhutla menjadi perhatian bersama. Untuk itu, seluruh jajaran diminta meningkatkan deteksi dini, patroli di wilayah rawan serta mempercepat respons apabila ditemukan titik api.

“Jangan menunggu api membesar, tetapi lakukan langkah pencegahan dan penanganan sejak ditemukan adanya titik api,” tegas Bupati dalam amanatnya.

Bupati juga menekankan pentingnya memastikan seluruh peralatan penanggulangan bencana berada dalam kondisi siap operasional. Peralatan tersebut antara lain mobil pemadam kebakaran, mobil tangki air, mesin pompa air, selang pemadam, nozzle, jet shooter, kendaraan operasional lapangan, alat pemukul api, sekop, cangkul, garu, parang, chainsaw, pompa punggung serta alat pelindung diri bagi petugas.

Selain kesiapan peralatan, keselamatan personel juga menjadi perhatian utama dalam setiap pelaksanaan penanggulangan bencana. Petugas diminta memperhatikan kondisi angin, arah penyebaran api, karakteristik medan, ketersediaan sumber air serta keselamatan masyarakat maupun petugas di lapangan.

Bupati OKU Timur juga mengajak masyarakat, perusahaan dan seluruh pemangku kepentingan untuk berperan aktif dalam mencegah terjadinya Karhutla. Masyarakat diimbau tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau indikasi kebakaran kepada aparat dan instansi terkait.

Kehadiran unsur TNI dalam apel tersebut menjadi bagian dari sinergi lintas sektoral dalam memperkuat kesiapsiagaan menghadapi bencana. Melalui koordinasi yang solid antara pemerintah daerah, TNI-Polri, BPBD, Basarnas, Damkar dan seluruh unsur terkait, diharapkan setiap potensi bencana dapat diantisipasi dan ditangani secara cepat, tepat dan terukur.

Apel Kesiapsiagaan Personel dan Peralatan terhadap bencana di Kabupaten OKU Timur selesai pada pukul 09.30 WIB dalam keadaan aman dan tertib.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa kesiapsiagaan menghadapi bencana merupakan tanggung jawab bersama. Dengan deteksi dini, kesiapan personel dan peralatan, serta dukungan masyarakat, potensi bencana khususnya Karhutla di wilayah OKU Timur diharapkan dapat dicegah dan diminimalisir dampaknya. (Pendim-OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.