BERITAS3.com, OKU – Kodim 0403/OKU menggelar upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-97, bertempat di Lapangan Upacara Makodim 0403/OKU Jl. A. Yani KM 6 Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Selasa (28/10/2025).

Pada Upacara Peringatan Hari Sumpah Pemuda yang mengusung tema ‘Pemuda Pemudi Bergerak Indonesia Bersatu’ bertindak sebagai Inspektur Upacara, Danramil 403-12/Baturaja Kapten Inf Surasa dan selaku Perwira Upacara Lettu Arm Marudin dan Komandan Upacara Danramil 403-13/Lubuk Batang Kapten Czi Nosiyudi. Upacara diikuti oleh para Perwira, Bintara, Tamtama serta Pegawai Negeri Sipil (PNS) jajaran Kodim 0403/OKU.

Dandim 0403/OKU Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han., diwakili Danramil 403-12/Baturaja Kodim 0403/OKU Kapten Inf Surasa saat memimpin upacara menyampaikan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga menekankan, bahwa Peristiwa Sumpah Pemuda tahun 1928 adalah sebuah peristiwa di mana para pemuda Indonesia menyatakan tekad dan kehendak yang kuat untuk bersatu di tengah kenyataan keragaman untuk menghadirkan negara Indonesia.

Ikrar yang diucapakan pada 28 Oktober 1928 bukan sekedar kata-kata, melainkan semangat yang mengingat seluruh anak bangsa dalam satu tekad. Semangat itu masih relevan hingga hari ini, ketika kita menghadapi berbagai tantangan baru di era Globalisasi dan kemajuan teknologi.
Jadilah pemuda yang Adaptif, Kreatif, dan Berintegritas. Gunakan kecerdasan, semangat, dan kemampuan untuk membangun negeri ini dari berbagai bidang, baik pendidikan, ekonomi, lingkungan, maupun sosial.
Selain bergerak maju, kita juga harus terus menjaga persatuan. Perbedaan suku, agama, dan budaya yang kita miliki bukanlah penghalang, tetapi kekayaan yang memperindah bangsa Indonesia. Dengan persatuan, kita akan mampu menghadapi segala tantangan, sebagaimana para pemuda tahun 1928 yang mampu melampaui perbedaan demi satutujuan yakni Indonesia yang bersatu.
Momentum Hari Sumpah Pemuda ke-97 ini menjadi waktu yang tepat untuk melakukan refleksi diri. Sudah sejauh mana kita berkontribusi untuk bangsa, apakah kita telah menjadi bagian dari solusi atau justru menjadi penonton di tengah perubahan? Saatnya kita buktikan bahwa generasi muda Indonesia adalah generasi yang siap beraksi, bukan hanya bereaksi.
Gunakan kecanggihan teknologi untuk hal positif. Gunakan media sosial untuk menyebarkan Inspirasi, bukan kebencian. Gunakan ilmu dan kreativitas untuk membangun, bukan meruntuhkan. Jadilah pemuda dan pemudi yang membawa semangat persatuan di mana punberada.
Menutup sambutan ini, saya ingin mengajak seluruh pemuda Indonesia untuk kembali menyalakan api semangat perjuangan di dalam dirimasing-masing. Mari kita lanjutkan cita-cita luhur para pendahulu bangsa dengan langkah nyata. Bangunlah Indonesia dari hal-hal kecil di sekitar kita, dari lingkungan tempat kita tinggal, dari bidang keahlian yang kita kuasai, hingga karya-karya besar yang membanggakan negeri. Jangan pernah berhenti mencintai Indonesia, karena dari cinta itulah lahir pengabdian yang tulus.
“Jadilah generasi penerus yang menjaga persatuan, memperjuangkan kemajuan, dan menyalakan harapan bagi masa depan negeri. Akhir kata, selamat hari Sumpah Pemuda ke-97 Jayalah selalu pemuda Indonesia, Jayalah Bangsaku Indonesia,” tutup Danramil. (Pendim_OKU)







