Kodim 0403/OKU Gelar Upacara 17-an Bulan Juli 2026, Perkokoh Jiwa Patriotisme

oleh -312 Dilihat

OKU – Kodim 0403/OKU menggelar Upacara Bendera 17-an Bulan Juli 2026, bertempat di lapangan upacara Makodim, Jl. A. Yani KM 6 Kemelak Bindung Langit, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten OKU, Jum’at (17/07/2026).

Pada Upacara Bendera 17-an kali ini bertindak sebagai Inspektur Upacara (Irup) Kasdim 0403/OKU Mayor Inf Sariyo, selaku Komandan Upacara (Danup) Kapten Arm Antoni Ruskai, dan sebagai Perwira Upacara (Paup) Pelda Aminurrahman, diikuti oleh pasukan gabungan personel Prajurit dan PNS.

Pada Upacara Bendera tersebut, Inspektur Upacara membacakan amanat Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Maruli Simanjuntak, M.Sc., Pertama-tama, marilah kita senantiasa memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Tuhan Yang Maha Kuasa, karena atas limpahan rahmat dan karunia-Nya, pada hari ini kita masih diberikan kesehatan, kekuatan, dan kesempatan untuk melaksanakan upacara bendera 17-an dalam keadaan tertib dan khidmat.

Upacara bendera yang rutin kita laksanakan jangan dimaknai sebagai kegiatan seremonial semata. Lebih dari itu, didalamnya menyimpan momentum penting untuk memelihara jati diri sebagai prajurit TNI AD yang senantiasa siap mengabdikan diri bagi nusa dan bangsa.

Kita patut bersyukur dan bangga terhadap berbagai prestasi dan capaian kualitas pengabdian terbaik yang terus diukir oleh prajurit TNI AD di seluruh wilayah Indonesia.

Namun di sisi lain, kita prihatin dan mengakui bahwa masih ada saja oknum prajurit yang kurang menyadari peran dan statusnya sebagai abdi negara dengan melakukan berbagai pelanggaran disiplin maupun tindak pidana.

Beberapa pelanggaran bahkan viral menjadi sorotan publik maupun masyarakat, dengan komentar negatif yang memenuhi kolom platform media sosial.

Kondisi ini harus menjadi perhatian serius bagi kita semua mengingat di tengah gempuran perang informasi maka sekecil apapun tindakan penyimpangan prajurit yang merugikan masyarakat dapat dijadikan sebagai amunisi untuk menyerang citra baik institusi TNI AD.

Setiap prajurit harus memiliki kesadaran diri untuk senantiasa menjaga sikap, ucapan, dan tindakan, karena perilaku pribadi akan membawa dampak bagi nama baik keluarga, satuan, dan institusi TNI AD.

Dalam hal ini, peran para Komandan Satuan harus lebih aktif melaksanakan pengawasan melek. pembinaan personel yang progresif, serta deteksi dini terhadap setiap potensi pelanggaran anggota.

Apabila ditemukan pelanggaran, maka berikan tindakan tegas sebagai shock therapy. Tidak boleh ada toleransi terhadap segala perilaku dan perbuatan yang mencederai kehormatan prajurit.

Sebaliknya, kepada prajurit yang senantiasa taat asas, berdedikasi, dan menunjukkan prestasi, agar diberikan apresiasi dan penghargaan secara proporsional sebagai bentuk pengakuan atas kinerja serta pengabdiannya.

Sebuah pengabdian sejati yang selalu TNI AD gemakan bukanlah sekadar menjalankan tugas atau profesi, melainkan manifestasi tertinggi dari tanggung jawab moral, lahir dari kesadaran mendalam, serta panggilan nurani yang mengandung nilai kemuliaan yang luhur.

Untuk itu, kita harus terus memperkuat pengabdian dengan karya nyata, sigap dalam mengatasi setiap kesulitan masyarakat melalui berbagai upaya yang mendatangkan manfaat sebagai bagian dari aktualisasi kebijakan pemerintah.

TNI AD telah mengimplementasikan berbagai program diantaranya, melalui pembangunan ribuan jembatan, TNI AD Manunggal Air, Karya Bakti Skala Besar, pilot project penanganan sampah menjadi olahan bahan bakar alternatif yang ramah lingkungan, dan masih banyak lagi.

Karya nyata tersebut perlu diiringi dengan komunikasi publik yang kuat agar manfaat dan dampaknya dapat diketahui secara luas. Setiap prajurit hendaknya turut menjadi bagian dalam menghadirkan wajah positif TNI AD di ruang digital dengan mengangkat berbagai kegiatan, keberhasilan, dan pengabdian satuan secara tepat dan proporsional, sehingga kehadiran TNI AD semakin dirasakan dan dipahami oleh masyarakat.

Perkokoh terus upaya satuan dalam meningkatkan akselerasi pembangunan di wilayah masing-masing dan sukseskan berbagai program unggulan TNI AD dari Sabang sampai Merauke sebagai wujud nyata Negara Hadir Untuk Rakyat.

Sebelum mengakhiri amanat ini, saya akan menyampaikan beberapa penekanan untuk dipedomani dan dilaksanakan.

Pertama, jaga diri dan keluarga dari tindakan pelanggaran apapun dan berbagai pengaruh negatif, seperti penyalahgunaan narkoba, judi online, pinjaman online yang tidak bijak, perkelahian, penyalahgunaan wewenang, serta tindakan lain yang tidak sesuai dengan nilai-nilai keprajuritan dan dapat merugikan nama baik TNI AD.

Kedua, tumbuhkan kepedulian dan rasa tanggung jawab untuk menjaga citra TNI AD dengan aktif menyebarluaskan program unggulan, karya, dan pengabdian satuan melalui platform digital dan media sosial guna memperkuat informasi positif serta mempersempit ruang berkembangnya berita hoaks dan narasi negatif tentang TNI AD.

Ketiga, jadilah representasi yang baik bagi TNI AD dengan menampilkan sikap, tutur kata, dan perilaku yang mencerminkan disiplin, kehormatan, serta jati diri prajurit Sapta Marga.

Keempat, perkuat soliditas, loyalitas, dan profesionalisme dalam setiap pelaksanaan tug Jaga kehormatan satuan, tingkatkan kemampuan serta laksanakan setiap perintah dan tanggung jawab dengan disiplin, tulus, dan penuh rasa tanggung jawab sebagai prajurit TNI AD.(Pendim_OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.