OKU, BERITAS3.com – Akses penghubung antara Dusun di Desa Pusar, Kecamatan Baturaja Barat , Kabupaten OKU kini memasuki babak baru. Panglima Kodam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, M.D.A., meresmikan infrastruktur vital yang kini bersalin nama menjadi Jembatan Perintis Garuda, Senin (27/4/2026). Bertempat di kawasan Sungai Ogan, Desa Pusar, peresmian ini menandai tuntasnya revitalisasi jembatan gantung yang selama ini menjadi urat nadi warga setempat.
Prosesi peresmian ditandai dengan penandatanganan prasasti dan pemotongan pita. Jembatan ini secara fisik menghubungkan Dusun VI dengan Pusat Desa Pusar, memangkas jarak tempuh yang sebelumnya cukup menyulitkan mobilitas lintas wilayah.
Kegiatan ini dihadiri juga Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, Bupati OKU H. Teddy Meilwansyah, S.STP., M.M., M.Pd, Para Pejabat Kodam II/Swj, Para Pejabat Korem 044/Gapo, Dandim 0403/OKU Letkol Arh Yusuf Winarno, S.I.P., M.Han, Kapolres OKU AKBP Endro Aribowo, S.I.K., M.A.P, Ketua Pengadilan Negeri Baturaja Elvin Adrian, S.H., M.H, Anggota DPRD OKU, Kajari diwakili Kasubsi Satu Intel Arbi, S.H, Forkopimda, Kasdim 0403/OKU Mayor Inf Sariyo, Danramil dan Perwira Staf Dim 0403/OKU, Camat Baturaja Barat, Sekretaris Desa Pusar, beserta tamu undangan lainnya.
Dalam orasi peresmian, Pangdam II/Sriwijaya menegaskan bahwa proyek ini adalah manifestasi nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat. Mayjen TNI Ujang Darwis berharap infrastruktur ini tidak sekadar menjadi bangunan fisik, tapi penggerak roda ekonomi.
“Mudah-mudahan jembatan yang diresmikan ini benar-benar bermanfaat bagi masyarakat dan dapat mempercepat jarak tempuh dalam aktivitas ekonomi sehari-hari,” tegas Mayjen TNI Ujang Darwis.
Senada dengan Pangdam, Bupati OKU, menitikberatkan pada aspek fungsionalitas jembatan bagi kehidupan sosial dan pendidikan anak-anak sekolah di wilayah tersebut. Ia menekankan pentingnya rasa memiliki dari masyarakat untuk menjaga aset ini.
“Dengan adanya jembatan ini, masyarakat dapat kembali menggunakan jalur penghubung yang aman dan nyaman untuk berbagai aktivitas sehari-hari. Saya mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat jembatan agar dapat dimanfaatkan dalam jangka waktu yang panjang,” ujarnya.
Kegiatan penandatanganan prasasti jembatan Gantung Garuda adalah bukti bahwa jembatan tersebut resmi digunakan masyarakat Desa Pusar dan sekitarnya. (Pendim_OKU)







