OKU Timur — Babinsa Desa Minanga Sari Koramil 403-06/Cempaka Kodim 0403/OKU, Kopda Yudi Erwanto bersama tiga personel TNI lainnya melaksanakan ground check atau pengecekan langsung ke lapangan menyusul adanya pantauan titik panas (hotspot) dari satelit NASA-MODIS, Sabtu (26/9/2026).
Pantauan satelit menunjukkan titik koordinat -3.85594 S, 104.63419 E di wilayah Desa Minanga Sari, Kecamatan Semendawai Barat, Kabupaten OKU Timur, dengan tingkat kepercayaan (confidence) medium.
Tim yang terdiri dari Pelda Arif Alpianto, Serka Nanang, Koptu Sulam, dan Kopda Yudi Erwanto tersebut bergerak menuju lokasi dengan menggunakan kendaraan roda dua. Dalam pengecekan itu, tim juga didampingi seorang warga, Aldi.
Setibanya di titik koordinat yang terpantau, tim menemukan lahan bekas terbakar dengan luas sekitar 0,5 hektare. Kondisi api saat dilakukan pengecekan sudah padam dan tidak ditemukan adanya titik api aktif.
Lokasi lahan yang terbakar diketahui memiliki jenis tanah mineral dengan kondisi topografi berupa rawa dan dataran. Vegetasi di sekitar lokasi berupa semak belukar. Sementara itu, asal api maupun pemilik lahan hingga saat ini masih belum diketahui.
Kopda Yudi Erwanto mengatakan, ground check dilakukan untuk memastikan kondisi di lapangan setelah adanya informasi titik panas dari pantauan satelit.
“Setelah kami tiba di lokasi sesuai koordinat yang terpantau satelit, kami menemukan lahan bekas terbakar kurang lebih setengah hektare. Saat dilakukan pengecekan, kondisi api sudah padam dan tidak ditemukan adanya api yang masih menyala,” ujar Kopda Yudi Erwanto.
Ia menambahkan, pihaknya bersama personel lainnya langsung melakukan pendataan dan dokumentasi di lokasi serta berkoordinasi dengan perangkat desa guna mendapatkan informasi lebih lanjut mengenai lahan tersebut.
“Untuk penyebab kebakaran maupun pemilik lahan masih belum diketahui. Kami sudah berkoordinasi dengan perangkat desa dan melakukan pendataan sebagai bahan laporan serta tindak lanjut,” tambahnya.
Menurut Kopda Yudi, pemantauan terhadap potensi kebakaran lahan akan terus dilakukan sebagai langkah antisipasi, terutama di wilayah yang memiliki vegetasi semak belukar dan kondisi lahan yang rawan terbakar.
Ia juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan segera melaporkan apabila menemukan kepulan asap atau titik api di wilayahnya.
“Kami mengimbau masyarakat agar bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan aktivitas yang dapat memicu kebakaran lahan. Jika melihat adanya titik api, segera laporkan kepada aparat terdekat agar dapat ditangani secepat mungkin,” pungkasnya.
Kegiatan ground check tersebut menjadi bagian dari upaya Babinsa dalam memantau kondisi wilayah sekaligus mendukung pencegahan dan penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Kabupaten OKU Timur. (Pendim-OKU)







