Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU Sosialisasikan Bahaya Karhutla dan Uji Motor Pemadam Modifikasi

oleh -17 Dilihat

OKU – Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU bersama BPBD Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) terus memperkuat upaya pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Sabtu, 29 Agustus 2026, dengan menyasar masyarakat Desa Lubuk Batang Baru, Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU.

Kegiatan dipimpin oleh Katim Wilayah Kodim 0403/OKU, Kol Pom Binsar Simorangkir, dan diawali dengan briefing bersama BPBD OKU di Hotel Bil pada pukul 09.00 WIB. Briefing tersebut membahas langkah-langkah penanggulangan Karhutla serta upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan.

Tim Penyuluh Karhutla TNI yang terlibat dalam kegiatan tersebut terdiri dari Kolonel Pom Binsar Simorangkir (AU), Kolonel Tum Yusrizal (AU), Kolonel Laut (P) Bayu Dwi (AL), Kolonel Laut (P) Nur Mastur (AL), Letkol Laut (P) Provid (AL), Mayor Cke Aris (Mabesad), Mayor Arm Tampubolon (Kodim 0403/OKU), Kapten Arm Antoni (Kodim 0403/OKU), Kapten Caj Basuki (Kodam II/Sriwijaya), dan Kapten Cpl Triyono (Kodam II/Sriwijaya). Tim menggunakan satu unit kendaraan dalam pelaksanaan kegiatan.

Sekitar pukul 10.30 WIB, Tim Penyuluh Karhutla bersama BPBD OKU tiba di Desa Lubuk Batang Baru dan disambut Kepala Desa Lubuk Batang Baru, Randi Arnofan, bersama tokoh masyarakat. Dalam kesempatan tersebut, tim memberikan sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak pembakaran hutan dan lahan secara sembarangan.

Masyarakat diberikan pemahaman mengenai pentingnya menjaga lingkungan serta tidak melakukan pembakaran untuk membuka lahan. Selain dapat menyebabkan kerusakan lingkungan, Karhutla juga dapat mengganggu kesehatan masyarakat, aktivitas perekonomian, serta menimbulkan kerugian yang lebih luas.

Selanjutnya, sekitar pukul 11.00 WIB, Tim Penyuluh Karhutla memberikan bahan kontak kepada masyarakat Desa Lubuk Batang yang membutuhkan. Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan perhatian kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan antara TNI dengan warga.

Pada pukul 11.15 WIB, tim bersama masyarakat melaksanakan uji coba motor modifikasi yang difungsikan sebagai sarana pemadam kebakaran, lengkap dengan sirine peringatan kebakaran. Inovasi tersebut menjadi salah satu upaya untuk mendukung percepatan penanganan Karhutla, khususnya di lokasi yang sulit dijangkau kendaraan pemadam berukuran besar.

Setelah itu, pada pukul 12.00 WIB, Tim Penyuluh Karhutla melaksanakan ibadah salat Zuhur di Masjid Jami’ Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU.

Kegiatan kembali dilanjutkan pada pukul 14.30 WIB. Tim Penyuluh Karhutla bersama BPBD OKU dan masyarakat Desa Lubuk Batang Baru melaksanakan eksperimen terhadap cara kerja motor rakitan pemadam kebakaran. Uji coba tersebut berlangsung tertib dan lancar.

Dalam kegiatan tersebut, masyarakat menyampaikan sejumlah aspirasi, di antaranya permohonan dukungan motor pengangkut tangki air yang dapat digunakan untuk membantu pemadaman di lokasi lahan yang sulit dijangkau kendaraan roda empat. Selain itu, masyarakat juga mengusulkan dukungan selang khusus pemadam lahan untuk menunjang proses pemadaman apabila terjadi Karhutla.

Tim Penyuluh Karhutla TNI mengapresiasi partisipasi masyarakat dalam kegiatan tersebut. Kolaborasi antara TNI, BPBD dan masyarakat dinilai sangat penting dalam membangun kesiapsiagaan serta memperkuat upaya pencegahan Karhutla di wilayah Kabupaten OKU.

Melalui kegiatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar semakin meningkat, sekaligus mendorong munculnya inovasi dan kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi potensi Karhutla.

Seluruh rangkaian kegiatan Tim Penyuluh Karhutla TNI Wilayah Kodim 0403/OKU bersama BPBD OKU dan masyarakat Desa Lubuk Batang Baru berlangsung dalam keadaan aman, tertib dan lancar. (Pendim-OKU)

No More Posts Available.

No more pages to load.